Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama

Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas Hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama

Oleh: Surya Ilhamsyah

Beberapa tahun terakhir permasalahan kependudukan menjadi topik pembicaran oleh banyak kalangan, baik itu melalui media cetak maupun media elektronik. Sebenarnya hal ini bukanlah masalah kalangan orang yang berada di pemerintahan saja. Tapi ledakan penduduk juga seharusnya menjadi masalah bersama. Karena pertambahan penduduk juga akan berdampak ke masyarakat pada umumnya. Salah satu dampak yang paling nyata adalah menyempitnya lahan tempat tinggal dan semakin terbatasnya lapangan kerja.

Bukan rahasia bahwa penduduk Indonesia sangatlah padat. Dengan laju pertumbuhan yang berkisar di 1,49% atau 4 juta hingga 4,5 juta jiwa per tahun membuat Indonesia menduduki peringkat ke - 4 sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Jika laju pertumbuhan ini tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas rakyatnya, maka jangan terkejut jika tidak ada masa depan yang cerah untuk Indonesia. Terlebih lagi pada 2015 akan dibuka Pasar Bebas ASEAN 2015. Apa tenaga kerja Indonesia akan mampu bersaing dengan tenaga kerja asing?

Pada 9 Juli 2014, Indonesia akan mengadakan Pemilu yang mana akan memunculkan satu bentuk pemerintahan yang baru. Dengan pemerintahan yang baru tersebut saya harapkan agar pemerintah tetap dan lebih memfokuskan diri untuk mengontrol laju pertumbuhan penduduk Indonesia. Sebab masalah tidak akan berhenti pada menurunnya kualitas hidup manusia, tapi juga akan berdampak ke permasalahan agama. Dengan laju 1,49%, kini Indonesia memiliki penduduk sebanyak 237.641.913. Data tersebut menurut data yang telah dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik.

Masalah yang ditimbulkan

Kepadatan penduduk sendiri tidak serta merta dirasakan di setiap daerah. Karena penduduk Indonesia terpusat ke daerah Jawa, Madura, dan Bali saja. Dengan kepadatan penduduk di atas 1200 orang per km persegi membuat orang yang tinggal di ketiga pulau tersebut merasa sesak. Namun, di daerah luar pulau - pulau tersebut, kepadatan penduduk hanya mencapai 150 per km persegi, sangat terasa perbedaannya bukan?

Apabila penduduk Indonesia semakin padat dan tidak segera ditanggulangi maka akan berdampak besar bagi masa depan bangsa Indonesia. Menurut catatan BPS saja, penduduk Indonesia kini di dominasi oleh penduduk usia muda antara usia 18 hingga 30 tahun. Di usia tersebut banyak yang mencari pekerjaan, namun pada kenyataannya sulit mendapatkan pekerjaan. Dan dengan kurangnya lapangan pekerjaan tersebut, membuat beberapa remaja memutuskan untuk turun ke jalan. Sekedar mengamen, atau bahkan bertindak kriminal. Bukan rahasia jika telah banyak terjadi tindak kriminal yang disebabkan karena faktor ekonomi. Secara tidak langsung hal tersebut berdampak ke agama mereka. Tindakan mereka yang telah keluar jalur tersebut membuktikan bahwa kurangnya iman yang mereka miliki. Dengan banyaknya penduduk, akan bertambah pula anggota dari suatu kelompok agama. Anggota yang banyak tersebut terkadang bukan menyebabkan suasana menjadi damai, namun akan lebih mudah untuk terjadinya konflik. Selain itu padatnya penduduk juga akan berperan dalam budaya. Karena banyaknya penduduk yang merasa kekurangan di desa akan berpindah ke kota. Dan dengan perpindahan tersebut, banyak dari mereka yang tidak lagi melanjutkan dan melestarikan budaya dari kampung halamannya.


Tidak hanya itu, dengan kepadatan penduduk yang membeludak juga dapat membuat kualitas hidup suatu masyarakat itu menurun. Contohnya saya ambil sebuah fenomena yang membuat Ibukota Negara Indonesia yaitu Jakarta begitu padat. Banyak dari penduduk Jakarta merupakan masyarakat yang melakukan urbanisasi tanpa membawa skill atau keahlian. Maka banyak dari mereka yang hidup serba kekurangan. Sekilas mata memandang, Jakarta memang kota penuh impian dan menjanjikan. Tapi dibalik apartemen mewah dan rumah bak istana, banyak dari penduduk Jakarta yang tinggal di tepi sungai, di bawah jembatan, dan bahkan di samping rel kereta api. Lalu bagaimana mengatasi pertambahan penduduk tersebut? simak kelanjutan tulisan saya.

Solusi
www.bkkbn.go.id

1. Menggalakkan program KB (keluarga berencana) - Program ini memang telah dilakukan pemerintah sejak beberapa tahun lalu. Program persuasif ini pun telah memberikan dampak terhadap terkendalinya laju pertumbuhan. Namun, hal ini juga masih belum mampu untuk secara signifikan mengurangi jumlah penduduk. Saya pikir Pemerintah harus menerapkan "satu anak cukup" untuk penduduk daerah perkotaan. Tentu saja program ini persuasif, tidak seperti halnya negara China yang telah menerapkan program ini secara paksa. Dalam program "satu anak cukup", pemerintah dapat membantu masyarakat dengan mempermudah dalam hal fasilitas maupun dari segi materiil.


2. Menunda pernikahaan dini - Solusi nomor dua ini bisa dijalankan Pemerintah dengan memberikan penyuluhan ataupun seminar untuk menunda pernikahan dini. Sangat diperlukan pendekatan yang ekstra, karena pernikahan dini banyak terjadi di daerah pedesaan yang kebanyakan penduduk masih berpikiran tidak jauh ke depan. Sebaiknya dibentuk juga kelompok mahasiswa yang bertujuan memberi penyuluhan "Stop Menikah Dini". Hal ini dikarenakan mahasiswa biasanya bisa lebih dekat dengan masyarakat.

3. Memperluas lapangan kerja - Maksud dari memperluas lapangan kerja disini adalah bursa tenaga kerja dilakukan di pulau Jawa, namun posisi yang ditawarkan ada di luar pulau Jawa. Secara tidak langsung, tenaga kerja yang terserap akan melakukan transmigrasi. Dengan catatan, lapangan kerja yang ditawarkan tidak mengganggu pencari kerja di daerah transmigrasi.

4. Transmigrasi - Seperti halnya KB, program transmigrasi juga telah diadakan sejak beberapa tahun lalu. Dalam program transmigrasi sebaiknya Pemerintah menyebar penduduk ke daerah yang benar - benar produktif. Sehingga diharapkan penduduk dapat memmulai usaha di daerah transmigrasi. Karena jika tidak dapat mencari nafkah, tidak ada bedanya dengan hidup di Pulau Jawa sebagai penggangguran.

5. Memberi kesempatan dan modal untuk wirausaha - Dala program ini saya harapkan Pemerintah atau pihak swasta dapat menampung dan memberi modal kepada ide - ide berwirausaha anak muda. Sebaiknya tidak hanya bagi mereka yang bersekolah di sekolah terkemuka. Saya harapkan bagi mereka yang tidak memiliki pendidikan formal yang tinggi pun bisa mendapat kesempata tersebut. Dengan catatan mereka harus bersungguh - sungguh.

6. Mengubah persepsi tentang pacaran - Menurut saya, salah satu penyebab pertumbuhan penduduk yang tidak terkira adalah hal yang berawal dari yang namanya pacaran. Bukan rahasia publik jika banyak muda mudi yang telah salah memaknai pacaran. Tidak sedikit dari mereka melakukan hubungan suami - istri padahal mereka belum menikah. Alhasil banyak anak yang lahir tanpa ayah. Bahkan banyak dari mereka yang masih bersekolah di bangku SMP. Kejadian tersebut dapat mengakibatkan pertambahan penduduk yang tidak terkontrol dan si anak pun juga akan terlantar. Karena tidak ada yang mau bertanggung jawab. Akhirnya pertumbuhan penduduk tetap bertambah, namun kualitas hidup si anak pun siapa yang tahu. Bagi orang tua sebaiknya berusaha untuk mengubah persepsi bahwa pacaran sebelum menikah itu tidak ada. Yang ada hanyalah pacaran setelah menikah. Tanamkan iman dan ilmu agama sehingga anak anda tidak terjerumus ke dalam jurang yang gelap dan tidak terjebak dalam ledakan penduduk.

Saya rasa cukup sekian pembahasan tentang Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama dan solusi yang dapat pemerintah dan masyarakat lakukan untuk mengatasi ledakan penduduk. Akhir kata saya Surya Ilhamsyah mengucapkan semoga Indonesia menjadi lebih baik. Sampai jumpa dan terima kasih.
Title : Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama
Description : Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas Hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama Oleh: Surya Ilhamsyah Beberapa ta...

1 Response to "Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama"

  1. http://www.hitsdomino.asia
    http://www.rupiahqq.org
    http://www.kartuq.asia
    http://www.sarana99.org
    http://www.kompasqq.online
    http://www.anekaqq.online
    http://www.suryaqq.org
    http://www.poker218.asia
    http://www.poker218.org
    http://www.ompoker.biz
    http://www.menangqq.online
    http://www.hitsdomino.online
    http://www.sayapoker.online
    http://www.meja13.club
    http://www.memberqq.online
    http://www.wongpoker.org
    http://www.poker228.in
    http://www.mutiarapoker.org
    http://www.bcaqq.online
    http://www.cahayapoker.in
    http://www.sahabatqq.asia

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang sopan (NO SARA)